Jumat, 19 Maret 2010

CInta adalah Perbudakan..?

Anggapan bahwa cinta sebagai perbudakan yang dijalani secara suka rela..
Itu BOHONG
Orang yang mencintai dengan sepenuh hatinya merasa bebas

Hari demi hari kulalui,...sama...selalu sama....
Pohon Ara besar ... meski angin menerpa keras, tetap berdiri ditempat yang sama. Sinar matahari juga selalu sama, terbit dari timur, mungkin juga melintasi orbit yang sama...
Aku ingin berbeda.. aku ingin merasakan sengatan teriknya dan panasnya matahari, dinginnya malam yang menusuk menembus tulang, merasuk sumsum...
Aku rindu hidupku di luar sana.. bebas..

Kebebasan.. itulah mimpiku sekarang
Ada rasa bersalah, rasa malu, rasa marah, rasa tak berdaya, juga rasa cinta.. Itulah perasaanku terhadap dia saat ini..
Perasaan yang belum pernah kurasakan.. Perasaan terluka melihat dia terluka, ini yang tidak pernah terpikirkan, ketika kupilih seseorang yang bisa menolongku mendapatkan kebebasan sesaat...
Kembali cinta kepadanya membelengguku.. tapi aku harus memenangkannya.. memebebaskannya..
Dengan pergi meninggalkannya..
Apalah arti kehilangan...apakah arti kebebasan..apakah arti cinta..apakah arti nafsu..apalah arti ketidakberdayaan...
Kutinggalkan dia untuk mencari diriku.. dengan caraku...
"Sakit rasanya setiap kali aku kehilangan, sakit ketika kehilangan orang yang kusayang. Tapi sekarang aku yakin tidak ada yang namanya "KEHILANGAN". Sebab seorang tidak dapat memiliki seorang yang lain...
Itulah kebebasan ... mempunyai orang-orang yang dicintai dan mencintai tanpa memilikinya....

MEMPUNYAI.. tanpa.. MEMILIKI

Kamis, 18 Maret 2010

KanGen

Kangen dan rindu punya makna yang sama. Sebuah kata yang sangat indah, aku menyukainya melebihi suka ku terhadap ice cream ataupun cokelat. Tapi itu tidak melebihi rasa sukaku terhadapmu..
Hampir setiap pagi aku menciptakan semangatku sendiri. Berawal dengan doa, dan kemudian menatap fotomu dari ponselku yang mini. Itu memang tidak cukup untuk rindu ini, tapi mampu membuatku mengawali hari yang semakin sulit.
Meski banyaknya tugas dan pekerjaan dalam 24 jam, kamu juga akan hadir di sana, tidak pernah hilang sedetikpun dari saraf-sarafku. Rindu ini mengikatku dengan bayanganmu,,,iahh..hanya itu yang kumiliki...sebuah bayangan.
 Kapan kamu hadir dengan nyata untuk menggenggam kedua tanganku atau untuk membelai rambutku? Tidak mungkin. Kamu sangat jauh. Hanya suaramu yang bisa kudengar dari ponselku yang mini. 
Kemaren ada begitu banyak masalah di kantor. Banyak protes dan kritik yang dilimpahkan padaku. Wajah-wajah mereka sungguh menakutkan. Aku seperti tikus kecil yang terjatuh ke sarang ular piton. 
Membela diri bukan saat yang tepat saat itu. Aku hanya diam membisu, membiarkan mereka berceloteh seperti anak ayam yang kehilangan induk. Dalam diam aku memikirkanmu, itu membuatku merasa damai. Telah terpupuk subur rindu ini dalam hati.
O ia, di luar sana ternyata awan mendung sudah menutupi langitku yang biru. Tapi masih jauh di sebelah barat. Mungkin angin akan membawanya kemari. Hingga langit di atasku berubah kelabu. Saat itulah akan kutitip salamku pada sang angin, mungkin dia bisa membawa terbang sebaris kata "aku kangen kamu" ke tempatmu nun jauh di sana. 
Masih banyak pekerjaan yang tersusun dihadapanku, aku harap kertas-kertas itu bisa menungguku menyelesaikan kalimat rindu ini. Agar aku bisa menyelesaikan semua dengan baik.
Angin cepatlah datang kemari.


Silent place in my office, just remember you..

Rabu, 17 Maret 2010

Siapakah sahabat sejati?


Sahabat sejati adalah ia yang mengetahui kelemahanmu lalu memberimu kekuatan
Sahabat sejati adalah ia yang mengetahui kelebihanmu lalu memberimu dukungan
Sahabat sejati adalah ia yang mengetahui masalahmu lalu memberimu bantuan dan pengertian
Sahabat sejati adalah ia yang mengetahui kesedihanmu lalu memberimu kegembiraan
Sahabat sejati adalah ia yang mengetahui cita-citamu lalu memberimu semangat dan dorongan
Sahabat sejati adalah ia yang mengetahui kebodohanmu lalu memberimu pengetahuan
Sahabat sejati adalah i yang mengetahui kealpaanmu lalu memberimu peringatan dan petunjuk
Sahabat sejati adalah ia yang ADA SAAT KAU BAHAGIA DAN TETAP BERSAMA SAAT KAU BERDUKA.....

Sudahkah kita jadi sahabat sejati bagi sahabat kita?

Selasa, 16 Maret 2010

Lepaskan Mantanmu Seluruhnya !!!

Agar sukses melepaskan diri dari hubungan yang sudah rusak, Anda perlu memisahkan emosi, fisik, dan psikologi. Cara terbaik adalah dengan memutuskan semua jalan yang berhubungan dengan mantan Anda sehingga Anda punya waktu dan tempat untuk sembuh. Meskipun begitu, masih banyak orang yang mencoba berpikir bahwa melanjutkan kontak dengan mantan merupakan hal yang rasional. Ini hanya merupakan alasan. Hal ini akan membuat Anda terus memikirkan masa lalu, dan khususnya mantan Anda setiap kali Anda berbicara atau melihatnya.
Berikut adalah alasan - alasan yang harus dihindari :
1. "Aku ingin jadi temanmu"
Mencoba untuk menjadi teman mantanmu merupakan strategi yang salah sepanjang masa. Walau ada pengecualian untuk beberapa orang yang bisa membangun relasinya menjadi pertemanan dengan mantan, hal tersebut merupakan pengucualian daripada norma. Bahkan jiak Anda telah berdamai, dan akan ada persahabatan di masa depan dengan mantan Anda, sebelumnya Anda perlu waktu untuk mengatasi perasaan Anda. Ambil waktu itu dan putuskan kontak.
2. "Aku harus punya suatu akhiran, dong"
 Akhir dari hubungan Anda dengan mantan bukan Anda dapatkan dari orang lain; hal itu adalah sesuatu yang datang dari dalam diri Anda. Jika Anda menginginkan sebuah akhiran, Anda perlu menimbun hubungan dengan mantan, gabungkan setiap pengalaman dalam hidup Anda dan balik halaman baru. Itu cara suatu hubungan berakhir: dengan masa Anda sendiri, waktu Anda, dan tanpa masukan dari orang lain.
3. "Aku perlu memahaminya"
Tidak, Anda tidak perlu. Hal ini hanya merupakan godaan untuk menyandarkan diri pada orang lain untuk masukan Anda. Jika Anda tidak dapat menghentikan pertanyaan di kepala Anda, kebanyakan jawaban dari mantan Anda tidak akan membuat Anda lebih baik dan bahkan tidak masuk akal bagi Anda. Walaupun hal ini sulit, menghindari godaan untuk bertanya kenapa dan bagaimana hal ini terjadi, Anda harus bisa menerima hal ini.
4. "Aku ingin pemulihan"
Hal ini mungkin alasan yang terburuk. Orang berharap untuk pemulihan dengan bertingkah laku aneh ketika mantan menelepon. Mereka kehilangan pegangan atas siapa mereka dan apa yang mereka inginkan. Bahkan jika ada rekonsiliasi, Anda harus kuat dan mampu memilih jalan yang benar untuk kembali bersama. Jadi sekarang, Anda harus mengambil waktu dan tempat untuk diri Anda sendiri untuk menjadi orang yang lebih kuat, tanpa peduli hasilnya.
5. "Aku ingin memulangkan barangnya"
Jika barang mantan ada pada Anda, bungkus, kirim, lalu lupakan. Jika barang Anda ada padanya, bila barang tersebut penting, minta dia untuk mengirimkannya. Atau kalau tidak, lupakan saja dan pindah.
6. "Aku masih berharap dan rindu padanya"
Setelah putus, Anda dapat merasakan nyamannya kesendirian. Tapi yang lebih banyak adalah Anda akan merasakan kebingungan dan sakit hati. Bahkan banyak waktu Anda yang terbuang untuk mencoba menghindari perasaan Anda yang ini. Saatnya untuk mengucapkan selamat tinggal. Kubur, jangan tidur dengan hal seperti ini.
7. "Kami harus berbicara (soal pekerjaan, komunitas,dll)"
Kalau begitu ceritanya, bicarakan hanya hal-hal yang memang penting dan harus dibicarakan, bicarakan dengan seadanya dan jangan membuat alasan untuk membawa hubungan Anda sebagai suatu persoalan yang harus dibicarakan lagi.

(Mart, 16th 2010)

Senin, 15 Maret 2010

KECEWA

 Tepat tengah malam ... jam dinding di kamarku menunjukkan pukul 12 lewat 10 menit. Drrt...drrt..drrt.. itu getar ponselku. Kututup buku yang ku baca, segera kulirik dengan setengah hati, dan nama yang tertera di sana, ada namamu. Tapi aku tidak bergeming.
Malam ini berbeda dengan malam semalam, bahkan malam-malam sebelumnya. Sebelumnya aku gelisah menanti jam hemat untuk bisa mendengar suaramau, karena jarak kita sungguh teramat jauh, mungkin seperti melintasi dua galaksi (hyper..hmm..). Aku selalu rindu, meskipun kecewa sudah menyelimuti hampir seluruh ruang hati, tapi masih ada rindu terselip di sana. Aku benci dengan rindu ini, lebih menyiksa dari rasa kecewa yang kau beri padaku.
Drrt..drrt.. getarannya akhirnya berhenti. Kuraih ponselku dari balik bantal, ada 15 panggilan tidak terjawab, dan 10 sms masuk. Segera kutekan "delete all" tanpa membaca apa saja yang tertulis di sana. Aku menangis.
Sungguh rapuh memang. Kaupun tak tahu itu. AKu bukan malaikat seperti kau sebut, I'm not strong enaugh !! AKu juga manusia, sama sepertimu, bisa terluka, bisa kecewa bahkan bisa sakit kepala. Itu sudah cukup sebagai bukti bahwa aku manusia sederhana. Aku juga tidak bisa sempurna sesuai inginmu, hasian... 
Jangan paksa aku berbeda dari diriku sebenarnya.
Aku mencintaimu, karena aku mengikuti kata hatiku. AKu tidak ada alasan lain.. hanya itu alasan yang kupunya. Jangan paksa aku berbohong. Mengertilah dengan apa yang kumiliki, sayang....
Jika, memang engkau jenuh, berhentilah menghubungiku (meski ku tak rela), agar engkau tidak selalu gelisah, agar semua bebanmu musnah, agar semua khawatirmu hilang. Aku menunggu, hingga engkau kembali membawa cinta yang utuh, hanya untukku. Tapi jangan terlalu lama, karena aku manusia sederhana, bukan malaikat, yang bisa luluh pada hati yang lain, yang mampu membuatku lupa akan kamu, yang mampu membuat aku betah di dunia ini.


Malam ini akan menjadi malam yang panjang buatku, membunuh rinduku sendiri...

Mengertilah sayang, mengertilah padaku
Mart, 15th 2010 - in Jakarta, silent place..!

Kamis, 04 Maret 2010

Hubungan : Di_gantUng..?!

Ku harus menemui cintaku
Mencari tahu hubungan kita
Apa masih atau tlah berakhir
 
Setiap langkah mesti ada tujuan..., dan seberapa jauh atau seberapa besar kita menentukan tujuan tersebut tergantung keberanian masing-masing. Hubungan tanpa kepastian memang akan hanya menguras energi saja dan buang-buang waktu. Dibutuhkan keberanian untuk mengambil sikap, melepaskan tali yang menggantung, melupakan semua kenangan dan menatap kehidupan yang baru. 
Kau menggantungkan hubungan ini
Kau diamkan aku tanpa sebab
Maunya apa ku harus bagaimana
Kasih..
Memang menyakitkan tapi lebih sakit jika digantung terus-terusan. Hmfff
Menurut Ida, alasan mengapa lelaki tidak berani memberikan kepastian: 

  • Pertama dia tidak sungguh-sungguh alias ragu. Tidak yakin dengan perasaan yang dia hadapi, kagum atau benar-benar cinta. Tapi dia juga tidak ingin kehilangan. (Aneh).











  • Kedua tidak bertanggung jawab alias pengen enaknya sendiri.




    Sampai kapan kau gantung
    Cerita cintaku memberi harapan
    Hingga mungkin ku tak sanggup lagi
    Dan meninggalkan dirimu
     
Aku ngucapin selamat bagi kamu yang sudah berani mengambil keputusan untuk melepaskan tali yang menggantung kamu. Bagi yang belum bertindak segeralah buat keputusan yang tidak akan disesali nantinya. 
Setidaknya hubungan yang serius punya tujuan dan menentukan jarak yang ingin ditempuh walau kadang belum pasti tetapi itu lebih baik dari pada tidak ada tujuan.
 
Detik-detik waktu pun terbuang
Teganya kau menggantung cintaku
Bicaralah biar semua pasti

Tapi, seseorang pernah bilang kalau kamu digantung,,, sebaiknya balas lagi dengan tindakan yang sama,,digantung balik...! Sungguh rumit memang.
Tapi kalau pakunya dicopot, masih bisa ga iah digantung?? HAahahah... Ga nyambung.
 Tentunya hubungan cinta denganmu
Membuat ku sakit
Hingga mungkin ku tak sanggup lagi
Dan meninggalkan dirimu
 

(to you...)


Tips Buat Lupain Pacar

Putus Cinta? Wah...pasti peRnah dong. Di sini Ida mau bantu teman-teman dengan berbagi tips dari www.jawaban.com buat lupain sang mantan pacar. Memang bukan merupakan hal yang mudah, tapi ada baiknya di coba.. maju selangkah itu lebih baik daripada tidak bergerak sama sekali. 

Simak iah ...

1. Robek dan buang semua foto yang ada hubungannya dengan si dia.















2.Hapus nomer HP nya dan jangan di back up dimanapun
















3. Jangan terlalu cepat cari pacar baru !!!




4. Hindari : Tempat, lagu, pokoknya suasana yang bakal ingetin kamu ama sang pacar


5. Berdoalah... karena semua usahamu akan MANJUR  !!
 

Semoga Berhasil.


    Rabu, 03 Maret 2010

    Puisi Rindu


    Aku tak pernah berlari meninggalkanmu !
    Melangkah menjauhi pun tak pernah terlintas
    Aku masih disini…. Aku masih ada…
    Namun sebait pun kini tak sempat lagi kubuat
    Setiap hari kuhanya bisa berkata pada hati
    Besok mungkin dapat kuluangkan waktu lagi
    Tuk menulis tentang hati…
    Dalam sebentuk puisi
    Nyatanya aku tak pernah sempat

    Ragaku s’lalu saja terlebih dahulu penat
    Sehingga asa dan rasa tak pernah sempat
    Dapatkan waktu yang tepat untuk puisi-puisi baru kubuat
    Hingga sekali lagi di pagi ini
    Kerinduan pada puisi kembali menjadi
    Curahan hatiku dalam sebentuk puisi
    Semoga esok aku bisa segera kembali
    Untuk seseoRanG yg selalu di hAti :)

    (With love, Ida)