Terkadang … aku masih merindukan saat-saat itu, bermimpi kembali ke masa dimana aku belum mengenalmu. Meski hanya memandangi dari kejauhan sambil menanti terbitnya sebuah senyum diwajahmu. Dan aku hanya bisa tertunduk malu bila tidak sengaja engkau menatap kearahku.
Iya…aku tau, aku memang seorang pemimpi yang bodoh.♥
Iya…aku tau, aku memang seorang pemimpi yang bodoh.♥
Aku sendiri tidak yakin tentang perasaan ini, terkadang kau sangat dewasa bagai malaikat penolong, bertutur kata melampaui batas pikiranku, namun kau juga terlihat seperti cowok sok kuat dan menyebalkan. Tapi paling tidak aku bisa menjadi “seseorang” saat bersamamu.
Dan sekarang aku mulai mengenang kembali waktu itu, ada senyum di sana, tentang sebuah semangat yang berkobar meski hanya dari sms-sms yang kau kirimkan, tentang comment di wall facebook, tentang semuanya, walau ada perih terselip, itu biasa.
Mungkin…. Ini adalah catatan terakhirku tentang masa-masa itu, bersamaan dengan terbitnya ini di profilku aku akan mulai mencoba menatap masa depanku sendiri. Aku tidak peduli akan sejelek apa imejku di matamu nanti, mungkin juga catatan ini dibaca orang lain yang tidak berhak, dan berkomentar,,, aku mencoba tuk tidak peduli, sama sepertimu yang tidak mau peduli terhadap rasa ini.
Sebenarnya akupun tak bisa mendefenisikan rasa ini, aku tidak tau ini cinta, kagum, sayang atau sebatas suka?
Dan sekarang aku mulai mengenang kembali waktu itu, ada senyum di sana, tentang sebuah semangat yang berkobar meski hanya dari sms-sms yang kau kirimkan, tentang comment di wall facebook, tentang semuanya, walau ada perih terselip, itu biasa.
Mungkin…. Ini adalah catatan terakhirku tentang masa-masa itu, bersamaan dengan terbitnya ini di profilku aku akan mulai mencoba menatap masa depanku sendiri. Aku tidak peduli akan sejelek apa imejku di matamu nanti, mungkin juga catatan ini dibaca orang lain yang tidak berhak, dan berkomentar,,, aku mencoba tuk tidak peduli, sama sepertimu yang tidak mau peduli terhadap rasa ini.
Sebenarnya akupun tak bisa mendefenisikan rasa ini, aku tidak tau ini cinta, kagum, sayang atau sebatas suka?
////Aku berhenti berharap dan menunggu datang gelapSudah seratus kali lagu itu berputar dari speaker hapeku, lagu yang sedih dan penuh keputusasaan, tepat seperti perasaanku saat ini. Membuatku semakin mellow. Seandainya aku di kamar saat ini, akan segera ku kunci pintu, kubenamkan kepalaku di atas bantal dan menangis sepuasnya.
Sampai nanti suatu saat tak ada cinta kudapat
Kenapa ada derita bila bahagia tercipta
Kenapa ada sang hitam bila putih menyenangkan////
Yah.. aku menangis, seorang gadis rapuh menangis karena hal sepele. Aku sendiri bingung mengapa aku menangis. Aku menangis karena ingin menangis, itu saja.
Ini bukan cerita tentang Cinderella dengan happy ending, atau seperti sinetron picisan lainnya, ini kisahku yang tidak bisa kutebak.
“I’homme dans a sont livre etre en soi et etre pour soi”
Ia ADA karena ia ADA begitu saja dan ia ADA karena keADAannya sendiri.
Hpfff….
Ini bukan cerita tentang Cinderella dengan happy ending, atau seperti sinetron picisan lainnya, ini kisahku yang tidak bisa kutebak.
“I’homme dans a sont livre etre en soi et etre pour soi”
Ia ADA karena ia ADA begitu saja dan ia ADA karena keADAannya sendiri.
Hpfff….
Terlalu filosofis iah…
Aku hanya bisa meringkuk di sini. Drrrt…Drrrt..Drrrt
Itu suara getar hapeku. Tanda telepon masuk. Namun aku tak bergeming, sebab itu bukan dari kamu, aku tau itu. Aku masih duduk di sini memeluk lutut. Aku ingin sendiri.
ENDLESSEND !
Dan Selesai .. !
Akhirnya kisah itu berakhir, siang yang terik jadi saksi, aku tidak menyangka ketika kau juga mengiyakan. Perih…..! Membiarkanmu berlalu
Aku yakin malam ini tidurku sama sekali tidak nyenyak, juga dengan malam-malam berikutnya. Hujanpun turun. Kini, akupun mulai tidak suka dengan hujan.
////So many words for the broken heart, It’s hard to see in a crimson love
So hard to breath, W alk with me and may be, Night of light so soon become
Wild and free I could feel the sun, Your every wish will be done, They tell me
Show me the meaning of being lonely, Is this the feeling I need to walk with
Tell me why I can’t be there where you are
There’s something missing in my heart/////
The Sense of an ending
Seiring dengan berlalunya waktu,, berlalu juga lembar-lembar kisahku tentang semangat berkobar di Minggu pagi, tentang menunggu online di facebook maupun YM, tentang semua comment dan pesan di inbox, tentang aku yang tidak bisa tidur saat tengah malam tiba demi menunggu hapeku bergetar, tentang apapun, tentang semuanya, apapun tentang dia.
Walaupun aku tidak rela melepaskan semua itu pergi dari hidupku, namun jika sang waktu telah memutuskan sesuatu, siapa yang bisa melawannya? Siapa yang kuasa tuk protes padanya?
////Dan bila kau harus pergi, jauh dan takkan kembali
Ku akan merelakanmu, bila kau bahagia
Selamanya…
Disana,,,walau tanpaku////
The End.....

Print this page





0 komentar:
Posting Komentar